TAFSIR SURAT AL-FATIHAH (Untuk Anak)

Januari 26, 2010 at 1:50 am Tinggalkan komentar

(1) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (2) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, (3) Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, (4) Yang menguasai hari pembalasan. (5) Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan (6) Tunjukilah kami jalan yang lurus, (7)(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni`mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Surat al-Fatihah ini diturunkan di Makkah, sehingga dinamakan surat Makkiyah, dan terdiri dari tujuh ayat.

Nama-Nama surat al-Fatihah

Surat ini memiliki banyak nama. Nama yang paling terkenal adalah al-Fatihah artinya pembuka. Nama-nama lain sufat al-Fatihah adalah:

  1. Fatihatul Kitab ; (Pembuka Kitab al-Qur’an) karena terletak di urutan pertama dari surat-surat al-Qur’an,
  2. Ummul Qur’an ; (Induk al-Qur’an) karena isinya mencakup keseluruhan kandungan al-Qur’an,
  3. Ummul Kitab : (induk Kitab al-Qur’an), karena isinya mencakup keseluruhan kandungan al-Qur’an
  4. Sab’ul Matsani (tujuh ayat yang diulang-ulang) karena terdiri dari tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang oleh kaum muslimin
  5. ash-Sholat ; (shalat) karena menjadi rukun di dalam shalat
  6. asy-Syifa : penyembuh.
  7. ar-Ruqyah : jampi-jampi
    dan lain-lain,

(1) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Allah memulai al-Fatihah dengan ungkapan bismillahir rahmanir rahim. Ini memberikan pelajaran agar umat Islam memulai segala tindak kebaikannya dengan membaca bismillah. Memulai belajar dengan bismillah, memulai makan, tidur, masuk rumah, membaca, menulis dan semua aktifitas yang bermanfaat dengan membaca bismillah.
Dengan membaca bismillah ini, diharapkan Allah memberikan rahmat dan barokah pada kegiatan yang dilakukan.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ(2) الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ(3) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ(4)

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yang menguasai hari pembalasan.

Pencipta segala sesuatu di jagat raya ini adalah Allah. Penguasa alam semesta ini adalah Allah. Yang mengatur semua makhluk di alam ini Allah. Bukan hanya penguasa di dunia, Allah adalah Raja Diraja pada hari kiamat.

Meskipun Allah yang Maha kuasa, Dia memiliki sifat kasih sayang luar biasa kepada hamba-hambaNya. Kasih Allah kepada hambaNya di dunia ini tidak pilih-pilih.

Dengan kasih sayang ini pula Allah mengajarkan Islam kepada hamba-hambaNya. HambaNya yang taat kelak akan mendapatkan sayang Allah dengan dimasukkan ke dalam sorga.

Allah dengan segala sifatNya adalah dzat yang maha terpuji. Dia patut dipuji dalam keadaan apapun.

Marilah banyak memuji Allah, agar kita termasuk hambanya yang disayang. Apalagi kalau kita mendapatkan nikmat, mari kita ucapkan alhamdulillah…

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ(5)
 

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Allah mengajarkan agar manusia hanya beribadah kepada Allah saja. Manusia tidak boleh beribadah kepada berhala, kuburan, pohon, gunung, laut atau setan. Ibadah kepada selain Allah namanya syirik, orangnya disebut musyrik.

Allah juga mengajarkan agar hambaNya meminta pertolongan kepada Allah. Dalam segala kesulitan hendaklah kita berdo’a kepada Allah. Tetapi jangan lupa, disamping berdo’a harus disertai dengan usaha. Contoh kalau ingin pandai harus berdo’a dan belajar. Kalau ingin sehat maka harus berdo’a dan menjaga kebersihan.

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ(6) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ(7)

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni`mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Di antara do’a yang diajarkan oleh Allah adalah agar kita meminta bimbingan supaya selalu berada di jalan yang benar. Jalan yang benar itu adalah agama Islam. Kita mohon agar hidup dan mati dalam keadaan menganut agama Islam.

Orang yang tidak mau mengikuti agama Islam akan dimurkai oleh Allah. Selain dimurkai dia adalah orang yang sesat.

Do’a

اللَّهُمَّ أَحْيِنَا مُسْلِمِيْنَ ، وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَ ، وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِيْنَ

Ya Allah hidupkanlah kami sebagai orang islam, wafatkanlah kami sebagai orang Islam, dan kumpulkanlah kami bersama orang-orang shalih

Entry filed under: tafsir. Tags: , , .

Nabi Sulaiman dan Semut KISAH SYAHIDNYA ANAS BIN NADHAR R.a

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Asmaul Husna

Kalender

Laman

Klik tertinggi

  • Tak ada

Pengunjung

  • 17,970 orang

%d blogger menyukai ini: