Nabi Sulaiman dan Semut

Januari 19, 2010 at 4:02 pm 1 komentar

Dalam suatu riwayat dituturkan, suatu hari Nabi Sulaiman as bertanya kepada seekor semut, “Wahai semut! Berapa banyak engkau perolehi rezeki dari Allah dalam waktu satu tahun?”

“Sebesar biji gandum”, jawabnya.

Kemudian, Nabi Sulaiman memberi semut sebiji gandum lalu memeliharanya dalam sebuah botol. Setelah genap satu tahun, Sulaiman membuka botol untuk melihat nasib si semut. Namun, didapatinya si semut hanya memakan sebagian biji gandum itu. “Mengapa engkau hanya memakan sebagian dan tidak menghabiskannya?” tanya Nabi Sulaiman.

“Dahulu aku bertawakal dan pasrah diri kepada Allah”, jawab si semut.

“Dengan tawakal kepada-Nya aku yakin bahawa Dia tidak akan melupakanku. Ketika aku pasrah kepadamu, aku tidak yakin apakah engkau akan ingat kepadaku pada tahun berikutnya sehingga aku bisa memperoleh sebiji gandum lagi. Karena itu, aku harus tinggalkan sebahagian sebagai bekal tahun berikutnya”.

Nabi Sulaiman, walaupun ia sangat kaya raya, namun kekayaannya terbatas. Yang Maha Kaya secara mutlak hanyalah Allah SWT semata-mata. Nabi Sulaiman, meskipun sangat baik, namun yang Maha Baik dan Maha Kasih hanyalah Allah SWT semata. Dalam diri Nabi Sulaiman tersimpan sifat terbatas yang tidak dapat dipisahkan; sementara dalam Zat Allah sifat mutlak dan absolut.

Bagaimanapun kayanya Nabi Sulaiman, dia tetap manusia biasa yang tidak boleh dijadikan tempat bergantung sepenuhnya. Hal itu diketahui oleh semut Nabi Sulaiman. Karena itu, dia masih belum percaya 100% kepada janji Nabi Sulaiman. Bukan karena khawatir Nabi Sulaiman akan ingkar janji, namun khawatir jika Nabi Sulaiman tidak mampu memenuhinya lantaran sifat manusiawinya.

Pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini adalah: Tawakal sepenuhnya hanyalah kepada Allah SWT semata, bukan kepada manusia.

Entry filed under: Hikmah. Tags: , , , .

Kisah Karun TAFSIR SURAT AL-FATIHAH (Untuk Anak)

1 Komentar Add your own

  • 1. Nur Habib Rizki Saputro  |  Mei 31, 2012 pukul 9:10 pm

    Semoga umat manusia tetap senantiasa bertawakal hanya kepada Allah swt

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Asmaul Husna

Kalender

Laman

Klik tertinggi

  • Tak ada

Pengunjung

  • 17,970 orang

%d blogger menyukai ini: